Merentas Karier di Dunia Perbukuan, Siapa sudi?

 Oleh Hikmat Kurnia

Dalam sebuah seminar tentang pilihan kareir setelah keluar dari kampus, saya dihadapkan pada pertanyaan: mengapa memilih karier di dunia perbukuan? Apa nilai lebih yang didapatkan dengan bergiat di industri perbukuan dibandingan dengan industri lainnya? Kalau kita tertarik dengan industri buku, modal apa yang diperlukan? Pertanyaan-pertanyaan itu memang menjadi sangat mudah dijawab, kalau jawabannya mengambil kasus personal. Namun, tentu saja memerlukan penjelasan lebih panjang lebar ketika yang dibutuhkan adalah acuan-acuan yang bersifat umum dan bisa diterapkan dalam kondisi yang berbeda.

Read more...
 
Pelajaran Empat Bulan*

Oleh : Hikmat Kurnia

Sahabat,

Sebuah perkenalan terkadang memang unik, tak disangka-sangka, bahkan menampakan sebuah kejutan. “Hikmat, Anda tahu kapan terjadinya Peristiwa Sukamanah?” tanya Anda pada saya. Terus terang pertanyaan itu sangat mudah saya jawab. Alasanya sepele, Peristiwa Sukamanah menjadi topik dari skripsi saya. Tentu saja saya tahu siapa tokohnya, waktu terjadinya, latar belakang peristiwa, dan bagaimana peristiwa itu terjadi. Saya tidak tahu, apakah  pertanyaan itu bersifat formalitas atau memang Anda sedang menguji saya. Saya juga tidak tahu apakah hanya gara-gara jawaban itu atau karena hal lain saya diterima jadi staf editor di penerbitan dalam kelompok Trubus. Namun yang pasti, hanya gara-gara bekerja di penerbitan buku tersebut, saya jadi dekat dengan Anda yang waktu itu menjadi kepala editornya.

Uniknya, sebagai orang yang bertugas melakukan wawancara, Anda menyatakan saya diterima di perusahaan penerbitan buku tersebut, tetapi juga diminta mendatangi salah satu kantor yang juga lagi mencari editor. Saya tidak pernah tahu apa maksud Anda dengan tugas itu: apakah Anda memang sedang menguji keseriuasan saya untuk bekerja sebagai editor atau memang berniat berkelit untuk tidak menerima saya. Yang pasti, satu bulan sejak tanggal perkenalan tersebut saya mulai berkantor di Jalan Gunung Sahari III/7. Tepatnya 2 Desember 1991.  

 

Read more...
 
Mengayuh diantara Banyak Karang

Oleh Hikmat Kurnia

Dalam sebuah seminar yang diselenggarakan di sela-sela Pesta Buku Jakarta 2008, Pak Budi dari Toko Buku Gramedia memberi gambaran yang cukup miris. Kontribusi 50 % omzet toko buku ternyata dihasilkan oleh 5% buku yang tersedia. Data itu memberi penyadaran pada kita, ternyata hanya sedikit buku yang menjadi best seller. Asumsinya, kalau setahun ada 12.000 judul buku baru yang terbit berarti hanya ada 50 judul buku per bulan dari berbagai penerbit yang diminati pembaca. Padahal, menurut data Ikapi ada sekitar  700 penerbit yang tercatat menjadi anggotanya dan mungkin dalam jumlah yang sama yang belum tergabung dalam Ikapi. 

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Results 1 - 4 of 8
Profil
Kronik Kata
Kronik Foto
Link
Copyright Hikmat Kurnia 2008